Komitmen Kuat dalam Implementasi KTR, Bupati Suwirta Jadi Narasumber 7th Asia Pacific Summit of Mayors

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didaulat menjadi Narasumber dalam acara 7th Asia Pacific Summit of Mayors di Hotel Pime Plaza Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (2/12).



Redaksi9.com - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didaulat menjadi Narasumber dalam acara 7th Asia Pacific Summit of Mayors di Hotel Pime Plaza Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (2/12).

Bupati Suwirta dalam paparannya dalam berbagi pengalaman implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Klungkung yakni dengan komitmen yang kuat dalam penerapan Perda KTR, Pemberdayaan masyarakat adat dan Remaja, Dukungan Pengelola Usaha,  Sosialisasi dan Pembinaan.

"Penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok tidaklah sulit, yang diperlukan hanyalah komitmen kuat dari pemimpin daerah itu sendiri sebagai pola panutan, " ujar Bupati Suwirta

Adapun strategi pengendalian bahaya roko di Klungkung dengan komitmen pemerintah, pemberdayaan masyrakat adat dan remaja, dukungan pengelola kawasan, sosialisasi, dan klinik berhenti merokok.

"Perlu adanya komitmen pemerintah, sosialisasi pengawasan dan penegakan serta pengembangan jaringan lintas sektor adat dan organisasi kemanusiaan," jelas Bupati asal Nusa Ceningan ini.

Bupati Suwirta yang juga sebagai Ketua Aliansi Bupati/Walikota Peduli Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Indonesia menjelaskan Komitmen dan aksi dalam mensosialisasikan kawasan tanpa rokok di Klungkung yakni, Implementasi KTR, Elimasi iklan rokok luar gedung, pelarangan iklan rokok, promosi dan sponsor rokok serta mendorong pembuatan hukum adat (perarem) KTR Desa Adat, Gebrak partisipasi masyarakat klungkung dari berbagi lapisan dalam kampanye bahaya rokok.

"Kita harus terus berkomitmen untuk mencegah agar merokok tidak menjadi sebuah kebiasaan, mengantisipasi perilaku merokok pada anak usia remaja untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat tanpa rokok," imbuhnya.

Keseriusan dan Komitmen Bupati Suwirta mendapatkan penganugerahkan penghargaan The 2022 World No Tobaco Day Award dari Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. (rls)

TAGS :

Komentar