KPK Gelorakan Semangat Anti Korupsi di Road To Hakordia 2022

Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Gubernur Bali Wayan Koster, dan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mendampingi Wakil Ketua KPK RI Nurul Ghufron saat pembukaan Road To Hari Antikorupsi Sedunia 2022 Wilayah Direktorat V Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK RI di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Kamis, 24 November 2022

Redaksi9.com - Wakil Ketua KPK RI Nurul Ghufron mengatakan KPK hadir melaksanakan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia)  2022 dari Bali adalah untuk memberikan warna dan budaya baru bahwa pemerintahan Indonesia kedepannya memiliki budaya anti korupsi, dengan membumikan MCP ke seluruh pelosok negeri.

“MCP dengan mengharmoniskan tata kelola pemerintahan mulai dari anggaran, deal antara Eksekutif dan Legislatif. Yang harapannya pro rakyat itu ajeg konsisten,” kata Nurul Ghufron saat acara pembukaan Road To Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2022 pada Wilayah Direktorat V Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK RI bertempat di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Kamis (24/11).

Nurul Ghufron juga mengungkapkan Hakordia tidak hanya sebatas seremonial belaka, tetapi merupakan momentum yang tepat untuk menggelorakan kembali semangat budaya antikorupsi yang menjadi identitas bangsa ini.

“Pemberantasan korupsi harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kehadiran pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi akan menjadi modal yang kuat untuk pembangunan di daerah. KPK di Bali hadir bukan hanya untuk menyemarakkan Hakordia  semata, akan tetapi KPK hadir di daerah sejalan dengan tugas dan fungsi KPK sebagaimana diatur dalam perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya seraya berharap Bali menjadi pioneer daerah yang bebas dari korupsi.

Baca juga: Road to Hakordia 2022 di Provinsi Bali diisi Rangkaian Seminar Hingga Panggung Hiburan dan Doorprize

Sementara, Bupati Badung Nyoman  Giri Prasta mengatakan, untuk mengoptimalkan tata kelola pemerintahan, BKabupaten Badung berkomitmen melaksanakan perbaikan melalui Monitoring Center For Prevention (MCP) KPK RI. Untuk capaian kinerja MCP Kabupaten Badung pertanggal 20 November 2022 mencapai 96,97%.

“Tahun 2022 ini salah satu Desa kami, yaitu Desa Kutuh mendapat predikat Desa Percontohan Desa Antikorupsi, yang penganugerahannya akan dilaksanakan di Kota Semarang pada tanggal 29 November 2022 yang akan datang," ungkap Giri Prasta.

Ia juga meminta kepada KPK RI untuk terus memberikan bimbingan dan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Badung sehingga dapat melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan secara berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Badung.
 
Bupati Giri Prasta berharap kegiatan Hakordia ini menjadi momentum bersama untuk saling bersinergi memberantas korupsi serta menguatkan kembali partisipasi masyarakat dalam memberantas korupsi sehingga Indonesia lebih maju dan sejahtera yang ditandai dengan menurunnya angka kemiskinan dan meningkatnya derajat kebahagiaan masyarakat.

Disampaikan juga Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk bersinergi dengan Kementerian/Lembaga/ Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan program pencegahan korupsi terintegrasi. “Dalam pelaksanaan program KPK RI, Pemerintah Kabupaten Badung telah berpartisipasi dalam pelaksanaan survei penilaian integritas dan para penyelenggara negara di Kabupaten Badung telah memenuhi kewajiban menyampaikan laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) setiap tahunnya. Terbukti tiga kali mendapatkan penghargaan sebagai Eksekutif Terbaik penyelenggara LHKPN tahun 2018, tahun 2019 dan tahun 2021,” ujarnya. (ira)



--

TAGS :

Komentar