Gerakan Ketua TP PKK Provinsi Bali Menyapa dan Berbagi di Buleleng

Ny Putri Koster saat berbagi di Buleleng, 27 Mei 2022 (Foto hms)



Redaksi9.com - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster didampingi anggota TP PKK Provinsi Bali yang bersinergi bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten seluruh Bali mendukung program pemerintah "Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru".

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster didampingi Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng beserta segenap anggotanya turun di tengah masyarakat bertempat di Balai Serbaguna Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada dan Gedung Mr. Ketut Pudja Imaco/ Eks. Pelabuhan Buleleng, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Jumt (27/5).

Paket bantuan yang dikemas dalam aksi sosial ini diserahkan kepada masyarakat dari lima (5) kategori yang berhak, yakni mereka yang sudah lanjut usia, mereka yang lahir dengan keterbatasan fisik dan mental (disabilitas/ diffabel), mereka yang lahir dan mengalami gizi buruk, ibu yang sedang mengandung namun tergolong kekurangan energi kronis dan kader PKK.

Sebanyak 2 ton beras diserahkan kepada 100 penerima. Selain menyerahkan paket bantuan sosial secara langsung, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Putri Koster juga menyaksikan langsung penyerahan 400 bibit pohon durian, mangga, sawo, alpokat dan cempaka dari Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja kepada Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng Ida Ayu Wardhany Sutjidra yang nantinya akan diserahkan kepada masyarakat yang berada di dua (2) desa lokasi kunjungan kerjanya.

Putri Koster dalam sambutannya mengingatkan mengenai upaya penekanan angka stunting melalui pola hidup sehat, lengkap asupan gizi, pola istirahat yang cukup dan menghindari stres sekaligus membatasi diri dari paparan radiasi atau penggunaan gadget bagi ibu-ibu yang sedang mengandung. "Stunting atau gangguan tumbuh kembang pada bayi, balita dan anak-anak itu sudah terjadi dimasa ibu-ibu sedang mengandung. Sehingga penting disosialisasikan oleh para kader PKK kepada ibu atau perempuan yang sedang hamil agar tidak terlalu sering menggunakan gadget, memenuhi asupan nutrisi tubuh dengan gizi yang lengkap, memperhatikan tumbuh kembang bayi saat dalam kandungan bahkan setelah lahir, dan menjauhi obat-obatan diet", imbuh Ny. Putri Koster.

Dengan kunjungan sekaligus pemberian bantuan berupa beras, telur dan susu ini diharapkan mampu menekan penurunan angka stunting yang ada di Bali, sekalipun tidak banyak (Bali mencatat 10% penderita stunting) namun kondisi stunting ini harus ditekan agar tidak terjadi pembiaran terhadap gagal tumbuh kembang bagi anak.

Selain itu, ditambahkannya juga tentang pengelolaan lahan dipekarangan rumah, yang bisa ditata untuk menjadikan halaman asri tenteram indah, nyaman dan bermanfaat. "Tata pola halaman yang asri, tenteram, indah, nyaman dan bermanfaat yang dilakukan oleh kader PKK ini menjadi contoh bagi tetangga dan lingkungannya untuk ditiru, agar pemenuhan bahan makanan khususnya jenis sayur dan bumbu dapur dapat meringankan perekonomian rumah tangga," pesan Putri Koster. (hms)

TAGS :

Komentar