DPRD Bali Harapkan Pelabuhan Benoa Berimbas Tingkatkan Ekonomi

Rapat Komisi III DPRD Bali bersama Pelindo Benoa, di Kantor DPRD Bali, Denpasar, 10 Mei 2022 (Foto: kis)

Redaksi9.com - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Adhi Ardana meminta Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Benoa dalam proyek pengembangan pelabuhan pesiar terbesar di Pulau Dewata dapat berimbas pada perekonomian masyarakat setempat.

"Kami minta kepada Pelindo nantinya setelah dilakukan perluasan pembangunan Pelabuhan Benoa tersebut memberi ruang kepada masyarakat lokal, baik di bidang kuliner, UMKM maupun penyerapan tenaga kerja," ujarnya.

Adhi Ardana mengatakan penataan Pelabuhan Benoa optimistis memberikan dampak positif bagi kemajuan Bali, karena roda perekonomian di sektor pariwisata ke depannya dipastikan akan kembali pulih.

"Oleh karena itu, kami meminta kepada General Manager Pelindo Benoa agar memberi ruang seluas-luasnya bagi sektor-sektor industri masyarakat untuk bisa berkolaborasi di kawasan pelabuhan tersebut," ujar politikus PDIP ini.

Ia mengatakan Pelabuhan Benoa sebagai tempat berlabuhnya kapal-kapal pesiar tentu akan memberi dampak memajukan di semua sektor yang selama ini telah digeluti warga Bali.

"Kami meminta juga kepada Pelindo untuk memberikan peluang di berbagai sektor, baik di sektor jasa transportasi, UMKM, termasuk juga di bidang kuliner," katanya.

General Manajer PT Pelindo Benoa Anak Agung Gede Agung Mataram menanggapi permintaan dari anggota DPRD Bali terkait kerja sama dengan berbagai sektor jasa di Pulau Dewata.

"Keberadaan Pelabuhan Benoa tak akan bisa berdiri sendiri, karena itu perlu dukungan dari berbagai pihak agar pembangunan berjalan lancar," ucapnya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya sangat terbuka bagi masyarakat untuk keberadaan Pelabuhan Benoa. sehingga nantinya warga akan merasakan dampaknya dari pelabuhan laut terbesar di Bali.

Pada rapat tersebut, Pelindo Benoa menjelaskan secara detail pembangunan yang telah berjalan selama ini. Termasuk juga perencanaan yang sedang digarap oleh kontraktor proyek dihadapan anggota DPRD Bali. (kis)

TAGS :

Komentar