Penghargaan Ekonomi Hijau dan Rendah Karbon untuk Bali, Wujud Apresiasi Pemerintah Terhadap Kebijakan Gubernur Koster

Gubernur Wayan Koster saat menerima penghargaan dari Menteri Bappenas

Redaksi9.com - Penghargaan Khusus Pembangunan Daerah di Bidang Ekonomi Hijau dan Rendah Karbon dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas Republik Indonesia kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, yang diserahkan dihadapan Presiden RI, Joko Widodo merupakan apresiasi Pemerintah RI terhadap arah kebijakan dan program pembangunan di Provinsi Bali. Ini merupakan hasil kerja nyata yang telah dilakukan dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

“Penghargaan yang diserahkan disela-sela acara peluncuran Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali menuju Bali Era Baru: Hijau, Tangguh, Sejahtera merupakan komitmen kuat Pemerintah Pusat untuk mendukung pembangunan Provinsi Bali yang telah dituangkan dalam Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali Menuju Bali Era Baru,” demikian diungkap Prof. Dr. Drh. I Made Damriyasa, MS.
Penghargaan khusus ini dinilainya juga sangat pantas diperoleh, karena melalui Ekonomi Kerthi Bali akan menciptakan Sistem Perekonomian Bali yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan pelindungan alam dengan memperhatikan daya dukung lingkungan.

Disamping itu, di dalam menciptakan Sistem Perekonomian Bali tersebut telah diterbitkan berbagai regulasi yang berpihak pada pelindungan alam dan budaya, antara lain regulasi tentang: Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber; Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut, Fasilitasi Pelindungan Pura, Pratima, dan Simbol Keagamaan. Juga telah diterbitkan berbagai regulasi untuk pertumbuhan ekonomi Bali yang berpihak pada sumber daya lokal seperti regulasi tentang: Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali; Pemasaran dan Pemanfaatan produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali; Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali; dan Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali.

Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta Konsep Ekonomi Kerthi Bali yang digali dan dikembangkan berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi telah dijadikan referensi dalam penyusunan Transformasi Perekonomian Bali, serta memperoleh penghargaan khusus Pembangunan Daerah di Bidang Ekonomi Hijau dan Rendah Karbon dari Menteri PPN/Bappenas RI yang diserahkan dihadapan Bapak Presiden RI. Prof. Made Damriyasa menekankan, bahwa hal ini menunjukkan kearifan lokal Bali yang dipakai dasar dalam menyusun konsep Ekonomi Kerthi Bali merupakan warisan adiluhung yang perlu digali dan dikembangkan.
“Universitas Hindu Indonesia yang merupakan perguruan tinggi berbasis kearifan lokal sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diperoleh Pemerintah Provinsi Bali, dan ini memberikan semangat kepada UNHI serta perguruan tinggi lainnya untuk menggali dan mengembangkan kearifan lokal Bali,” ujarnya. (hms)

TAGS :

Komentar