Fraksi Nasdem, PSI, Hanura Minta Agar Pelaku Usaha Branding Bali Difasilitasi Pameran di Luar Bali

Dr. Somvir

Redaksi9.com -  Fraksi Nasdem, PSI, Hanura memberi pandnagan umumnya tentang Raperda Labelisasi Barang Hasil Usaha Krama Bali dengan Branding Bali, dalam rapat Paripurna DPRD Bali, Senin (22/11). 

Pandnagan Umum Fraksi Nasdem, PSI, Hanura yang dibacakan Dr. Somvir ini menyikapi, labelisasi branding Bali harus ada benefit jelas yang dirasakan oleh para pelaku usaha, karena mereka dipungut 2% hingga 5% dari nilai barang  yang diperjualbelikan.  "Harus disiapkan mekanisme bagaimana melakukan dan mengetahui penjualan yang dilakukan oleh para pelaku usaha," kata Somvir. 

Baca juga: Fraksi Demokrat DPRD Bali: Perda tentang Labelisasi Barang Hasil Usaha Krama Bali Sangat Diperlukan

Baca juga: Fraksi PDIP Dukung Pembentukkan Perumda Kerthi Bali Santhi

Baca juga: Fraksi Gerinda Pertanyakan Ruang Lingkup Raperda Perusahaan Perseroan Daerah Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali

Baca juga: Fraksi Golkar: Perubahan RPJMD Provinsi Bali Tahun 2018-2023 Hendaknya Disesuakan dengan Target RPJMN

Fraksi Nasdem, PSI, Hanura juga meminta agar pelaku usaha branding Bali agar mendapat fasilitasi kegiatan berkala di luar Bali seperti pameran, expo ataupun kegiatan lainnya, baik yang diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Bali ataupun even nasional yang digelar oleh pemerintah pusat. 

"Perlunya disediakan tempat seperti SMESCO (Small and Medium Enterprises and Cooperativesdi) di Jakarta yang menyediakan akses pemasaran para pelaku UMKM se-Indonesia, bisa diaplikasikan di Bali dengan mendirikan sentra yang difasilitasi Pemerintah Daerah, misal di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, di pintu keluar masuk arah Gilimanuk dan Padangbai hingga pusat turisme di Bali, dengan catatan tidak boleh mematikan usaha sejenis yang ada di kawasan dimaksud," ungkap Somvir. (ira) 
 
 
 

TAGS :

Komentar