Fraksi Demokrat DPRD Bali: Perda tentang Labelisasi Barang Hasil Usaha Krama Bali Sangat Diperlukan

I Komang Nova Sewi Putra

 

Redaksi9.com - Perpaduan keindahan alam dan keunikan budaya Bali berlandaskan nilai-nilai filosofis Tri Hita Karana yang bersumber dari kearifan lokal Sad Kerthi,  merupakan sumber daya utama Bali yang menjadi Branding Bali sehingga menarik perhatian Dunia, maka Fraksi Partai Demokrat sepakat dengan Gubernur Bali untuk diatur dalam bentuk Perda. Hal itu terungkap, saat pembacaan Pandangan Umum Fraksi Demokrat soal Perda tentang Labelisasi Barang Hasil Usaha Krama Bali,d alam rapat paripurna DPRD Bali, Senin (21/11). 

Pandangan Umum yang dibacakan I Komang Nova Sewi Putra, tersebut mengupas, berbagai barang hasil usaha Krama Bali baik penduduk asli maupun  penduduk pendatang dan tamu yang menggunakan Branding Bali telah memberikan manfaat kepada pelaku usaha dan masyarakat, meskipun belum optimal memberikan kontribusi dalam upaya restorasi, konservasi serta revitalisasi Lingkungan Alam, Manusia dan Budaya Bali secara berkelanjutan.  

Fraksi Partai Demokrat berpendapat, sudah sepantasnya Pemerintah Provinsi Bali untuk menggali sumber pendapatan dari potensi unggulan yang dimiliki, yakni keindahan Lingkungan Alam dan keunikan Budaya Bali yang telah menjadi Branding Bali. Kontribusi Krama Bali tersebut sejalan dengan prinsip resipokal yang adil, dimana yang memanfaatkan taksu Bali sudah sepatutnya memiliki kepedulian dengan cara berkontribusi melalui program pelestarian Lingkungan Alam dan Budaya Bali.

Pengaturan penataan penggunaan label Branding Bali untuk barang yang diproduksi Krama Bali sejalan dengan ketentuan Pasal 236 ayat (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 terkait materi muatan lokal Bali dan pemberian perlindungan serta kepastian hukum kepada konsumen pengguna produk Krama Bali sebagai bagian melaksanakan otonomi daerah.

"Perda tentang Labelisasi barang hasil usaha Krama Bali ini menurut pandangan Fraksi Partai Demokrat sangat diperlukan sebagai payung hukum yang memadai bagi Pemerintah Provinsi Bali dan peran aktif Krama Bali dalam bergotong royong melindungi Lingkungan Alam dan Budaya Bali," ujar Nova Sewi Putra. 

Fraksi Demokrat menilai, Raperda tentang  Labelisasi Barang Hasil Usaha Krama Bali dengan Branding Bali  yang saudara Gubernur usulkan terdiri dari 8 BAB dan 18 pasal ini, secara umum telah memenuhi persyaratan formal sebagaimana disyaratkan oleh Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang Tata Cara Pembentukan  Peraturan Perundang-Undangan, maka Fraksi Partai Demokrat sepakat untuk dibahas bersama-sama sampai menjadi Perda. (ira)

TAGS :

Komentar