Meriahkan Hari Jadi Perdana, PAKIS Bali Gelar Donor Darah

Suasana donor darah di Wantilan K.Nadha

 

Redaksi9.com - Memeriahkan hari jadi pertamanya, Pasikian Paiketan Krama Istri Desa Adat (PAKIS) berkolaborasi dengan Pasikian Pecalang dan Pasikian Yowana Bali menggelar kegiatan donor darah, Senin (13/9/2021). Kegiatan yang didukung Palang Merah Indonesia (PMI) dan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Bali ini dilaksanakan di Wantilan Gedung Pers K.Nadha, Senin (13/9). 


Manggala (Ketua Harian) PAKIS Bali TIA Kusuma Wardhani yang meninjau langsung pelaksanaan donor darah menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan dalam rangka mensyukuri momentum satu tahun keberadaan PAKIS Bali,  Pasikian Yowana dan Pasikian Pecalang Bali.  

"Melalui kegiatan ini,  kami  ingin memberikan sumbangsih di bidang kesehatan.  Di tengah situasi pandemi, banyak orang yang membutuhkan sumbangan darah dan kesulitan memperolehnya," kata Tia Kusuma Wardhani.


Sementara itu,  Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Seputra menyampaikan, kegiatan yang digagas PAKIS Bali bekerja sama dengan Pasikian Pecalang dan Yowana Bali ini patut diapresiasi. Ia menyebut, donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang mulia. Karena setetes darah yang disumbangkan akan sangat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Ia berharap, ke depannya kegiatan semacam ini bisa kembali dilaksanakan oleh PAKIS Bali dan organisasi kemasyarakatan lainnya untuk membantu pemerintah dalam program peningkatan derajat kesehatan.


Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan Baga Kreativitas dan Perekonomian Pasikian Yowana Bali Made Rian Dwi Ananda. Disebutkan olehnya, semangat yang ditunjukkan kaum perempuan yang tergabung dalam wadah PAKIS patut diteladani oleh generasi muda.  


Pada bagian lain,  Ketua PDDI Bali Ketut Pringgantara menyampaikan terima kasih atas teladan yang ditunjukkan PAKIS Bali. Ia mengatakan, kegiatan ini sangat membantu PMI dan PDDI Bali dalam mengumpulkan stok darah yang agak terkendala di tengah situasi pandemi.

 "Kebutuhan darah meningkat, idealnya kami harus mengumpulkan 160 kantong setiap hari. Tapi di sisi lain, banyak yang takut mengunjungi fasilitas kesehatan sehingga kegiatan donor menjadi terkendala, "ungkapnya.

 Oleh sebab itu, kegiatan donor darah yang difasilitasi organisasi atau lembaga kemasyarakatan seperti PAKIS sangat dirasakan manfaatnya.  Pada kesempatan itu, ia mengetuk rasa kepedulian masyarakat untuk menyumbangkan setetes darah yang tentunya sangat bermanfaat bagi mereka yang tengah berjuang untuk sembuh dari sakit.

PAKIS Bali memberikan bingkisan berupa paket sembako bagi para pendonor yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. (hms)
 

TAGS :

Komentar