Main Bowling Lepaskan Stres

main bowling

Bowling merupakan salah satu jenis olahraga yang unik, mengasyikkan, dan simpel. Prinsipnya, sebagai pemain kita harus menggelindingkan bola bowling di sepanjang jalur khusus dan menjatuhkan sepuluh pin bowling yang disusun berbentuk segitiga di ujung jalur. Jika pinnya jatuh semua dalam sekali tembak maka disebut strike.

Permainan ini sangat  mengasyikkan karena bermain bowling lebih mirip bermain daripada berolahraga. Selain menyenangkan bermain bowling juga mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Menurut ahli fisiologi olahraga, dr. I Putu Adiartha Griadhi, S.Ked. M.Fis., AIFO, bowling adalah olahraga yang sudah cukup dikenal di masyarakat walaupun tidak banyak yang memainkannya. Keterbatasan alat dan tempat bermain menjadi salah satu alasan olahraga ini kurang populer di masyarakat. Namun,  olahraga bowling tetap dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

“Kemampuan fisik yang diperlukan dalam permainan bowling adalah daya tahan erobik atau kemampuan jantung dan pernafasan dalam melakukan gerakan melempar bola yang dilakukan berulang kali. Terutama pada saat pertandingan yang dilakukan dalam beberapa jam permainan,” ujar dosen Fakultas Kedokteran Unud ini.

Selain itu, kata dia, kemampuan koordinasi antara mata, keseimbangan dan gerakan tangan menjadi penentu dalam keberhasilan meraih poin dalam permainan. Kemampuan koordinasi ini dapat dimiliki oleh seorang pemain akibat adanya adaptasi neuromuskuler (saraf dan otot) yang terwujud dalam keterampilan atau skill seorang pemain bowling. Kekuatan otot lengan, kelenturan, jumlah lemak dalam tubuh adalah atribut lain yang juga berperanan penting pada permainan bowling.

Bagi anda penggemar bowling, latihan yang dilakukan secara teratur akan memberikan adaptasi terhadap komponen kebugaran tersebut di atas. “Apabila melakukan latihan secara teratur maka anda akan memiliki kemampuan koordinasi yang baik antara mata dan gerakan lengan dan kaki untuk bisa menghasilkan lemparan yang baik,” ucapnya.

Untuk meningkatkan koordinasi ini latihan harus dilakukan dengan metode drill atau melakukan gerakan berulang kali, minimal di atas 15 kali pada setiap sesi latihan. Pengulangan gerakan ini juga dapat dilakukan dengan atau tanpa bola atau disebut latihan bayangan.  

Ia menyebutkan, latihan bowling yang dilakukan dalam durasi 30 menit ke atas akan dapat membakar lemak sekaligus memberikan latihan untuk meningkatkan kebugaran erobik pesertanya. Dengan mengangkat bola dengan beban tertentu akan dapat memperkuat lengan dan tubuh kita secara keseluruhan.

Menurutnya, setiap olahraga selain dapat memberikan efek terhadap fisik dapat juga memberikan efek terhadap psikis atau mental kita. “Olahraga bowling yang dilakukan dalam berkelompok akan memberikan ruang untuk melakukan interaksi sosial yang positif. Hal ini akan membantu pesertanya melepaskan stress psikis yang dijumpai di tempat kerja,” tegasnya. (ris/wr)
 

Komentar