Tiga Ormas Sepakat Ciptakan Suasana Kondusif Menjelang Pemilu 2019

Gubernur Bali bersama tiga pimpinan ormas

Redaksi9.com -  Gubernur Bali Dr Ir Wayan Koster MM menegaskan komitmen berupaya menjaga masyarakat Bali agar senantiasa hidup dalam ketenteraman, ketertiban, kenyamanan, keamanan, dan keharmonisan masyarakat Bali. Hal itu diungkapkan saat jumpa pers dengan awak media,  Selasa (15/1).

Pernyataan ini dikeluarkan berkenaan dengan surat Kapolda Bali Nomor: R/846/IV/2017/Bidkum, tanggal 21 April 2017 yang  merekomendasikan agar terhadap organisasi massa (Ormas) yang melakukan tindak pidana dan ‘organized crime’ yang telah meresahkan masyarakat supaya dilakukan tindakan: pertama, pencabutan surat keterangan terdaftar atau pencabutan status badan hukum. Kedua, penghentian sementara kegiatan dan ketiga, pembubaran Ormas.

Menyikapi surat Kapolda tersebut, Pemerintah Provinsi Bali memberi jawaban dengan mengirim surat kepada Kapolda Bali yang isinya sebagai berikut: Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Bali yang telah melakukan tindakan penegakkan hukum secara tegas dan berkelanjutan terhadap segala bentuk gangguan ketenteraman dan ketertiban yang meresahkan masyarakat.

 Gubernur Bali memberi surat peringatan kepada tiga Ormas yaitu: Dewan Pengurus Pusat Laskar Bali, DPD Keluarga Suka Duka Baladika Bali, dan Pemuda Bali Bersatu (PBB). “Tadi saya sudah ngobrol dari hati ke hati dengan pimpinan ketiga Ormas itu, dan mereka telah beritikad baik untuk menjaga hubungan.  Bagi saya sebagai Gubernur Bali, mereka adalah anak-anak saya. Saya berkewajiban untuk membina anak-anak saya,” ujar  Koster dengan kalimat  pelan,  sembari menahan haru. Berkali-kali  ia berusaha menahan “rasa” agar mampu menyelesaikan kalimatnya.

Setelah penyampaian surat peringatan ini, Koster mengatakan, akan ada evaluasi dan pembinaan bagi ketiga Ormas ini.  Ia berharap, agar para pimpinan ormas yang hadir saat itu, Ketua  DPD Baladika Bali I Bagus Alit Sucipta atau Gus Bota, Ketua Laskar Bali AA Ketut Suma Wedanta  dan Dewan Pembina Ormas PBB,  bersama-sama menjaga komitmen, tanggungjawab, dan keseriusan secara sekala dan niskala menjaga suasana Bali tetap damai dan kondusif.

Ia juga menambahkan, bagi ormas yang surat tanda terdaftarnya akan segera berakhir masa berlakunya, agar segera  diperpanjang.

Sebelum konferensi pers dengan awak media,  para pimpinan ormas yang hadir telah menandatangani surat pernyataan bersepakat akan melaksanakan kegiatan bersama-sama deklarasi menjaga   ketertiban,  kenyamanan,  keamanan, dan kedamaian masyarakat Bali sekaligus untuk menciptakan suasana  yang kondusif menghadapai Pemilu serentak 2019. (ira)

 

-

Komentar