Peresmian Padmasana di Sungai Gangga

Peresmian padmasana di Resikesh

Redaksi9.com - Padmasana adalah satu bangunan tempat suci bagi umat Hindu untuk pemujaan Tuhan dengan manisfestasinya sebagai Dewa.
Di India, satu padmasana telah dibangun
di Tepi Sungai Gangga mulai bulan November sampai rampung diresmikan atau di Bali disebut dipelaspas sekitar bulan April 2019.
Menurut Indra Udayana, material bangunan padmasana sendiri telah dikirim ke India sejak 15 tahun lalu oleh Dewa Made Berata yang saat itu menjabat Gubernur Bali. Namun, belum sempat dikerjakan. Bahkan beberapa kali dirapatkan rencana pembangunannya belum juga terlaksana.
Indra Udayana mengatakan berinisiatif menyampaikan kepada Dubes RI untuk India Arto Reza Suryodipuro dan President World Hindu Parishad Made Mangku Pastika.
Atas restu dan dukungannya, ia ditunjuk menjadi Pelaksana Khusus Pembangunan Padmasana di Rshikesh, India.
Atas inisiatif dan komunikasi Kumbhamela di Allahabad dengan Pimpinan Paramarth NIKETAN Ashram Rishikesh Pujya Swami Chidananda Saraswati, Padmasana Bali tersebut didirikan di Rshikesh.
Menurutnya, pmbangunan Padmasana Bali ini menjadi simbul kekayaan Hindu di Bali dan persahabatan Hindu Indonesia dengan India dan dunia.
Bertepatan dengan International Yoga Festival pada Maret 2019 dipersembahkan SacredArt Yoga. Shantisena Ashram Gandhi Puri (AGP) di bawah pimpinan Indra Udayana turutserta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Indra Udayana sebagai Pelaksana Khusus Pembangunan Padmasana di India bersama ketua DPRD Badung Putu Parwata berkesempatan hadir dalam Festival tersebut memohon kepada Pimpinan Paramarth NIKETAN Ashram, Swami Chidananda Saraswati MuniJi untuk pendirian Padmasana dapat dilakukan di Taman Paramarth Niketan Ashram, di depan Pohon Kalpataru Sungai Gangga.

Ia menilai tempat tersebut sebagai tempat yang sangat strategis untuk mengenalkan Padmasana Bali ini kepada ribuan Umat Hindu dunia yang hadir.
Tempat yang strategis dimana ribuan Yatri selalu hadir untuk melaksanakan berbagai kegiatan spiritual dan Aarthi persembahan api suci kepada Ibu Gangga.

Pendirian Padmasana dilakukan secara bersama-sama oleh Shantisena I Wayan Sari Dika dan I Ketut Gede Adi Saputra Reny Rahmawati ,Gita Ardiyanti ,Ni Wayan Amiyanti ,Putri Ramuja Risma Herawati, dan tiga Tukang.

Indra Udayana menyampaikan terima kasih atas dukungan Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah  Sudiana dan President World Hindu Parishad Made Mangku Pastika sehingga akhirnya umat Hindu telah memiliki padmasana di Resikesh.

Pemelaspasan Padmasana dipuput Ide Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba disaksikan istri dari Inisiator Ida Pedanda Gede Made Gunung, Sekretaris Jenderal WHP Guru Ketut Donder dan 16 Pedanda Lanang Istri yang hadir dari Bali. serta ribuan Bhakta dari seluruh dunia.
“Ini adalah persembahan untuk 70 tahun persahabatan Indonesia India. Semoga hal ini bisa mejadi jembatan membangun hubungan Indonesia dan India di segala bidang," kata Indra Udayana. (ira).

Komentar