Nikmati Keindahan Air Terjun Taman Punggul Abiansemal

Keindahan air terjun taman punggul abiansemal

Redaksi9.com - Membersihkan diri atau melukat bisa jadi alternatif dalam mengisi liburan Lebaran bagi umat Hindu. Selain membersihkan diri kita juga bisa merilekkan pikiran sembari menikmati keindahan alam. Salah satu tempat yang sangat menarik dan unik untuk dikunjungi adalah Pura Taman Beji Griya Manuaba atau yang lebih hit dikenal di medsos dengan nama Taman Beji Punggul Abiansemal.

Pura Taman Beji Griya Manuaba terletak di Banjar Trinadi, Desa Punggul, Kec. Abiansemal, Badung tak jauh dari Denpasar. Hanya sekitar 50 menit jika jalanan lancar.

Pura Taman Beji Griya Manuaba diyakini sebagai tempat untuk memohon ketenangan dan kebahagiaan, termasuk juga bagi mereka para pedagang, sangat cocok untuk datang sekaligus memohon anugerah agar dilancarkan.

Tempat melukat pura Taman Beji Griya Manuaba memang terasa sangat spesial sekali, apalagi mereka pecinta keindahan atau suka wisata spiritual.
Tempat ini sangat indah, di kawasan pura Taman Beji ini anda juga bisa menemukan keindahan alam air terjun yang nantinya sebagai tempat melukat.
Pemandangan alam yang cantik tersebut menjadi daya tarik tersendiri di kawasan Pura Taman Beji Griya Manuaba, bahkan pemandangan air terjun tersebut dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata baru di kawasan Abiansemal Badung. Pengunjung yang suka selfie tentu tidak akan melewatkan momen tersebut.

Pura ini berada di dekat lembah sungai dan berdampingan dengan air terjun Griya Beji. Pura Beji juga ditata cantik. Selain itu kawasan ini dikelilingi oleh sawah terasering, sehingga mereka yang berada di kawasan ini merasa tenang dan betah.. Tempat melukat adalah dua buah sumber air yang berada di dalam goa, terletak di antara dua tebing tinggi sehingga kawasan tersebut dikenal juga sebagai Hidden canyon, goa ini terasa cukup mencekam tapi terlihat cantik dan unik, apalagi guyuran air dari atas tebing yang membentuk sebuah air terjun dalam gua. Sebuah tantangan tersendiri jika anda melukat di kawasan Hidden Canyon tersebut.

Goa tersebut dinamakan Goa Pingit, terbentuk alami dan sudah ada sejak puluhan tahun. Namun karena dulunya masih tertutup oleh semak belukar, tempat tersebut belum diketahui, dan semenjak tempat tersebut dibuka, maka terlihatlah sebuah goa atau Hidden Canyon yang juga tampil cantik.

Ditemukannya goa tersebut melalui proses ritual, yang mana setelah salah satu dari pengempon pura dari Griya Manuaba Punggul mendapatkan pewisik. Kawasan yang dikenal sebagai tempat yang angker dan konon dihuni makhluk halus seperti tuyul, tonya, wong samar termasuk rerencangan Ida Bhatara kini ditata dengan baik sehingga tidak  menyeramkan lagi.

Di Pura Taman Beji Griya Gede Manuaba Punggul diyakini berstana Ida Bhatari Ratu Niang Sakti yang menguasai wilayah Patirtaan ini. Di areal pura terdapat beberapa pelinggih diantaranya Padmasari, bale piyasan, lingga yoni, patung Ratu Nyang dan sebuah pelangkiran di bawah pohon beringin.

Saat masuk anda tak usah khawatir. Walaupun terlihat dari luar jalan agak kecil, tersedia tempat parkir yang cukup. Walaupun memang hanya bisa menampung 20 mobil dan beberapa motor. Tapi karena tempat ini masih baru belum banyak yang datang.
Namun, jika anda kurang yakin akan ketersediaan parkir mobil, anda bisa parkir di depan jalan raya Abiansemal. Anda tinggal jalan kaki sekitar 300 meter. Hitung-hitung olahraga.
Setelah sampai di parkiran anda akan menuruni tangga yang agak licin. Tapi tak terlalu jauh sekitar 5 menit anda sudah tiba di areal beji.


Di setiap tempat melukat tentu ada tata cara atau aturan yang dijalankan saat berjalannya prosesi melukat tersebut.. seperti halnya jika anda melukat di Pura ini. Sarana upacara atau banten yang diperlukan adalah minimal sebuah buah banten pejati (dua kalau memungkinkan) dan perbanyak canang sari, nantinya ada seorang pemangku atau keluarga dari Girya Manuaba yang merupakan pengempon utama pura akan membantu proses penglukatan.

Sembahyang di pura taman Beji (dekat air terjun), menghaturkan sarana banten pejati memohon sesuai keinginan..

Melukat di Goa Pingit yang berada di bawah tebing Hidden Canyon, di dalam gua, melukat sebanyak dua kali karena ada dua sumber mata air. Cara melukatnya air ditepuk 3 kali di atas ubun-ubun kepala, 3 kali di tengkuk (otak kecil), 3 kali cuci muka selanjutnya diminum sebanyak 7 kali

Melukat di bawah air terjun yang terletak di samping pura Taman beji, debit air terjun ini cukup besar dan deras. Melukat di bawah air terjun tersebut, diharapkan berteriak sekencang-kencangnya dengan tujuan mengeluarkan mala dalam diri, sehingga nantinya diri merasa tenang.

Melukat di pancoran bedawang nala sebuah pancoran kecil yang keluar dari mulut naga, caranya tepuk ubun-ubun 11 kali, 3 kali pada tengkuk, 3 kali berkumur dan diminum 7 kali.

Menuju linggih Lingga Yoni, minum 3 kali air yang keluar dari pancuran di bawah Lingga Yoni, sujud dengan menempelkan dahi sebanyak 3 kali pada batu di bawah lingga yoni.

Siapkan juga pakaian ganti, karena anda pasti akan basah kuyup. Tak usah khawatit sudah disiapkan ruang ganti bagi mereka yang melukat. (ira).





Komentar