KPPAD Bali Bersama P2TP2A Badung Tinjau Kolam Renang Pascadua Anak Tenggelam

ilustrasi - Kolam renang

Redaksi9.com - Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali bersama P2TP2A Kabupaten Badung telah meninjau lokasi kejadian dan mencari keterangan serta mengadvokasi pemilik kolam renang terkait kasus tenggelamnya dua anak di kolam renang Taman Tirta, Desa Gulingan, Badung.

Peninjauan lapangan yang dilakukan KPPAD Bali oleh Wakil Ketua dan Komisioner Bidang Fasilitas Publik/Infrastruktur Layak Anak, Eka Shanti Indra Dewi bersama Ketua Harian P2TP2A Badung, Ida Ayu Saraswati S, Rabu (24/4).

Menurut Eka Shanti, beberapa hal yang ditemui antara lain, bahwa di area seputar kolam renang minim petunjuk tentang keselamtan dan petunjuk penggunaan kolam renang. Tulisan batas kedalaman kolam pun ditulis di lantai di pinggir kolam yang sudah pudar tulisannya, sehingga anak yang tidak sering berenang disitu kurang memahami.

Selain itu di area pintu masuk dan loket karcis juga tidak terdapat imbauan dan papan peringatan tata cara pemakaian kolam renang hanya menurut pengakuan pemilik kolam setiap pengunjung sudah diingatkan oleh penjaga loket mengenai tata cara pemakaian kolan renang.

Untuk rasio petugas penjaga kolam dan jumlah pengunjung saat itu sudah cukup memadai, menurut pengakuan pemilik juga jika pada saat pengunjung ramai petugas penjaga kolam ditambah menjadi 2 orang. Dan menurut peng

Dari kronologis kejadian yang disampiakan pemilik, bahwa pada saat peristiwa nahas itu, ada petugas penjaga kolam (life safety guard) seorang petugas. Karena saat itu kolam renang tidak tidak ramai, ada sekitar 7-10 orang anak yang berenang saat itu sehingga hanya ada seorang petugas penjaga.

Pada saat kejadian kedua anak korban tersebut awalnya berenang di kolam renang anak2 yg kedalamannya hanya 40cm, namun kemudian meminta izin pada orang tuanya untuk berenang di kolam renang yang lebih besar dengan kedalaman kolam mencapai 1,1 hingga 1,8 meter

Dan anak-anak tersebut telah diingatkan juga oleh orang tuanya dan petugas penjaga kolam untuk berenang di posisi kedalaman 1,1 meter yaitu di sisi barat kolam. Anak-anak tersebut mematuhi anjuran itu namun kemudian naik ke atas kolam dan minta izin ke kamar kecil (toilet).

Setelah dari kamar kecil itulah, kedua anak itu kembali masuk kolam renang dan rupanya masuk ke area di kedalaman 1,5 meter,yang mungkin dikira sama kedalamannya dengan posisi di sebelah barat. Kejadian tenggelamnya anak-anak tersebut menurut pengakuan pemilik kolam sangat cepat kurang lebih berselang 4-5 menit setelah anak-anak  tersebut dari toilet dan nyemplung ke kolam. (rls)

 

Komentar