Koster: Zero Complain

Gubernur Wayan Koster melantik pejabat pimpinan pratama dan Direktur UPTD RS Mata Bali Mandara

Redaksi9.com - Sebanyak 12 orang pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Direktur UPTD Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali dilantik dan diambil sumpahnya,  oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (19/4). 

Gubernur Wayan Koster usai melantik dalam sambutannya mengatakan,   proses pengisian jabatan di semua OPD dilakukan obyektif dan profesional.

Ia berharap para pejabat yang dilantik harus  bisa  mempertanggungjawabkan secara  sekala dan niskala.
 
Koster menambahkan, pengisian pejabat didahului dengan membentuk panitia seleksi. "Saya memilih tim seleksi dari  orang-orang yang berpengalaman. Dari internal ada Sekda,  Inspektur, dan Kepala BKD. Dari tiga orang itu  mereka adalah orang-orang yang bisa dipercaya," kata Koster.

Bahkan, kata dia,  dari kedipan mata dan gestur tubuhnya  pun ia tahu, timsel adalah  mereka yang bisa dipercaya untuk pengisian jabatan.

Selain tiga orang tersebut ada  4 orang dari  independen akademisi. Jadi ia yakin timsel yang berjumlah  7 orang ini mampu melaksanakan tugas dengan baik. 

Intinya kata Koster,  syarat administrasi, memiliki kompetensi, dan track record baik dan punya integritas  yang baik adalah syarat utamanya bagi para pejabat yang dilantik.

Ia juga menegaskan, penilaian yang dilakukan timsel sangat murni dan obyektif dan memang mereka mendapatkan rangking 1. 

"Saya percaya pada pansel. Walaupun gubernur punya kewenangan memilih yang mau ditetapkan.  Saya tidak mau intervensi. Langsung aja tetapkan siapa rangking 1. Apalagi pansel sudah tandatangan. 
Saya tidak kenal mereka ini," kata Koster. 

Koster juga  berpesan kepada pejabat baru. Jangan bekerja  berpatokan pada jam. Selesaikan hari ini. Kecepatan ini harus diikuti menyesuaikan dengan kecepatan kerjanya Gubermur.  Jangan ada komplain satu pun.  "Zero komplain," tegas Koster. 

Ia berharap pejabat yang baru dilantik  bekerja dengan ketulusan hati dan sebaik-baiknya. Kerja dengan kesadaran dan kepercayaan yang diberikan sehingga terarah dan terukur.


Adapun pejabat yang dilantik adalah Made Sudarsana sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali,  Ketut Ngurah Boy Jayawibawa sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali,  I Wayan Adnyana sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Ketut Sukranegara sebagai Krpala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Bali,  Dewa  Nyoman Rai Dharmadi sebagai Kepala Satpol PP.Provinsi Bali,  Gede Suralaga sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali, Gde Wayan Samsi  Gunarta sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IBG Sudarsana sebagai Kepala Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Provinsi Bali, I Wayan Jarta sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali,  Putu Anom Agustina sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali, Gede Pramana sebagai Kepaka Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali, AA Ngurah Oka  Sutha Diana sebagai Kepala Biro Humas  dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Bali.
Direktur UPTD Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali, dr. Yuniti. (ira). 
 

 




 



 


 

 

Komentar