Sri Wigunawati: Jadikan Ceki Sebagai Turnamen untuk Tekan Judi

Turnamen ceki di Br. Cagaan, Pejeng, Gianyar

Redaksi9.com -  Kartu Ceki di Bali, cukup populer. Bahkan Ceki menjadi tradisi di Pulau Dewata. Tidak hanya orang tua, anak-anak muda pun menggemari permainan ini.

Sayangnya, tak jarang tradisi ini disalahgunakan dengan dijadikan ajang untuk berjudi oleh pihak - pihak tertentu. Padahal, Ceki memiliki keunikan dan merupakan salah satu olahraga rekreasi.

Untuk menekan peluang permainan Ceki dijadikan ajang Judi, calon anggota DPD RI Perwakilan Bali Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati mengusulkan agar memperbanyak Turnamen Ceki di Bali. Dengan banyaknya turnamen, ia berkeyakinan bahwa Ceki ke depan akan murni sebagai olahraga rekreasi yang harus terus dipertahankan.

"Ceki itu kalau dibuat dalam bentuk turnamen atau lomba, maka potensi judi akan bisa dikurangi, akan bisa terpantau. Jadi kalau mau menghilangkan kesan Ceki identik dengan judi, maka harus perbanyak turnamen," kata Sri Wigunawati, di sela-sela Turnamen Ceki yang dilaksanakan Sekehe Teruna Banjar Cagaan, Pejeng Kangin, Gianyar, beberapa waktu lalu.

Ia menyambut positif apa yang dilakukan oleh Sekehe Teruna Banjar Cagaan ini, karena menyediakan ruang bagi mereka yang gemar dengan olahraga rekreasi Ceki. Apalagi pesertanya mencapai sekitar 500 orang.

"Ada Turnamen Ceki yang rutin dilaksanakan oleh Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Daerah Bali. Dan akan sangat bagus jika lebih banyak lagi turnamen, seperti yang dilaksanakan oleh Sekehe Teruna Banjar Cagaan," ucap calon Senator nomor urut 25 yang dikenal dengan "Salam Slae" ini.

Selain menjadi ajang rekreasi dan merawat tradisi, demikian Sri Wigunawati, pelaksanaan Turnamen Ceki secara rutin tentu akan memperkuat keakraban warga.

"Turnamen digelar juga sebagai ajang menjalin keakraban warga antar banjar maupun antar desa," tutur Sri Wigunawati, yang optimis akan lolos sebagai anggota DPD RI Perwakilan Bali periode 2019-2024.(ira). 

Komentar