Soft Opening Ramayana Suites and Resort

Jajaran manager Ramayana Suites & Resort gelar jumpa pers.

Redaksi9.com - Perkembangan pariwisata di Bali, khususnya kawasan Kuta memicu para pengusaha sektor jasa meningkatkan daya dukungnya, di antaranya membangun hotel dan resort untuk memberi kenyamanan wisatawan yang berlibur di Pulau Dewata.

"Pulau Bali, khususnya Kuta tidak pernah sepi dengan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara. Karena Kuta ibaratnya sebuah magnet bagi pelancong untuk menikmati kawasan wisata internasional tersebut. Oleh karena itu kami mengembangkan fasilitas resort," kata Manager Ramayana Suites and Resort I Gede Purwadarma di sela acara "Soft Opening Ramayana Suites & Resort" di Kuta, Bali, Selasa malam.

Ia mengatakan resort yang dibangun terdapat 39 unit bangunan yang terbagi dalam empat kategori, yakni tipe Rama dengan luas 34 meter persegi, Lumbung (54 M2), One Badroom (70 M2) dan Two Badroom Suites (90 M2).

"Jadi semua bangunan resort tersebut juga dilengkapi perabotan yang serba mewah, serta 'kitchen set'. Sehingga wisatawan yang menempati kamar tersebut akan merasakan ketenangan dan kenyamanan," ucapnya.

Purwadarma lebih lanjut mengatakan di kawasan resort tersebut juga terdapat kolam renang dan pemandangan kebun yang disusun sehingga menambah suasana semakin indah dan santai.

Alasan membangun resort di kawasan Kuta, padahal Kuta sudah modern disamping keterbatasan lahan dan harga tanah mahal, kata Purwadarma, bahwa pemilik ingin menampilkan kolaborasi modern dengan arsitek budaya Bali, serta semangat idealis yang tinggi.

"Semangat idealis dari pemilik, sehingga mewujudkan bangunan Ramayana Suites & Resort untuk menyatu dengan nuansa budaya Bali. Pemilik menginginkan adanya nuansa modern yang dibalut dengan budaya khas Bali," katanya. (kis)

 

Komentar