Gubernur Koster Terima Audensi Konjen Australia, Rencana Pembangunan "Bali Peace Park"

Gubernur Bali Wayan Koster
Redaksi9.com - Gubernur Bali Wayan Koster menerima audensi Konsul Jenderal Australia di Bali Dr. Helena Studdert di Kantor Gubernur Bali, Selasa (2/4). Datang bersama Presiden Bali Peace Park Association Mr. David Napoly dan korban Bom Bali I Thiolina Marpaung, Konjen Helena Studdert kembali menyampaikan persoalan terganjalnya rencana pembangunan Bali Peace Park di bekas lokasi Bom Bali I karena tak juga ada titik temu dengan pemilik lahan.
 
Bahkan muncul isu terbitnya IMB di lokasi tersebut padahal Gubernur terdahulu dan Bupati Badung sempat berkomitmen tidak menerbitkan IMB selain untuk BPP. “Baru baru ini ada informasi terbit IMB akan ada pembangunan disana. (Munculnya isu) ini menjadi sulit untuk pembangunan ke depan,” kata Presiden BPPA David Napoly.
 
Napoly mengatakan lokasi Bom Bali I sangat sakral bagi korban dan keluarga korban bom Bali. Itu sebabnya pihaknya memperjuangkan keberadaan taman ini sebagai simbol bahwa Bali tetaplah tempat yang aman dan damai untuk dikunjungi. Hal ini diamini Thiolina Marpaung yang berharap taman ini akan menjadi tempat melakukan upaya deradikalisasi paham-paham yang mengancam NKRI.
 
Gubernur Koster mengatakan sudah mencoba memfasilitasi meski agak sulit mengingat ini berkaitan dengan lahan pribadi. Namun pihaknya akan kembali mencoba memfasilitasi dan mengecek kebenaran informasi terbitnya IMB di lokasi tersebut meski kewenangan penerbitan IMB ada di Kabupaten Badung. 
 
Gubernur menyatakan komitmennya untuk mendukung dan mencari solusi terhadap rencana pembangunan Bali Peace Park ini. “Kita akan coba bertemu dengan bendesa dan pemilik lahan sambil dicek apa benar sudah ada IMB karena sudah ada komitmen dari Gubernur sebelumnya agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan lain,” kata Ketua DPD PDIP Bali ini. Sebagai alternatif solusi, Gubernur menawarkan menggunakan lahan milik Provinsi yang ada di dekat lokasi tersebut. (ajg)

Komentar