PWNU Bali Minta Semua Umat Menjunjung Tinggi NKRI

Acara kegiatan silaturahmi PWUN Bali

Redaksi9.com - Pengurus Wilayah Nahdladul Ulama (PWNU) Provinsi Bali meminta para khotib memberikan kotbah kepada umat agar menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya minta kepada para khotib jika memberi kotbah di musholla maupun di masjid mampu memberi bimbingan yang positif membangun NKRI kepada generasi penerus bangsa," kata Pengurus PWNU Bali KH. Abdul Manan, pada acara "Silaturahmi dan Sarasehan Khotib, Da'i Masjid se-Bali dalam rangka Menciptakan Bali Aman dan Damai" di Kuta, Bali, Minggu (31/3).

Abdul Manan menekankan kepada para khotib, bahwa keberadaan masjid merupakan tempat terbaik untuk umatnya bertemu dengan Allah, sehingga masjid merupakan tempat paling mulia di bumi. Maka beruntunglah para khotib yang selalu ke masjid dan menjadi orang yang menjaga serta merawat masjid tersebut.

Ia mengatakan keberadaan tempat ibadah (masjid) harus menjadi tempat belajar, pembimbing untuk anak-anak sejak dini yang akan menjadi penerus bangsa ke depan.

"Masjid merupakan tempat untuk bersosial dan sosialisasi antara masyarakat satu dengan yang lainnya. Saya menyampaikan kepada para khotib tidak ada kotbah yang menjelek-jelekan kepala negara dan jangan sampai kotbah tersebut memecah belah kesatuan bangsa kita," ucapnya.

Sementara itu, KH Nurhadi menginginkan agar NU, dan khususnya NU di Bali tidak ada lagi mengucapkan kata-kata kafir kepada saudara-saudara non-muslim. Jika itu diucapkan adalah dosa besar bagi sesama manusia.

"Mari menjaga perasaan saudara-saudara kita. Mari bersama-sama menolak kabar bohong, karena kabar bohong(hoax) bisa menghancurkan kedaulatan NKRI, apalagi kabar bohong itu menyinggung SARA," ucapnya. (kis)

 

Komentar