Smartfren Dukung Program Pemprov Bali "Nangun Sat Kerthi Loka Bali"

Deputy CEO Smartfren Djoko Tata lbrahim

Redaksi9.com - Perusahaan telekomunikasi 4G LTE Smartfren dengan jangkauan yang luas, kini mendukung program Pemerintah Provinsi Bali dengan visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" yang dicanangkan pemerintah setempat.

Deputy CEO Smartfren Djoko Tata lbrahim, di Gedung Wiswa Sabha, Pemprov Bali, di Denpasar, Kamis mengatakan Smartfren sebagai salah satu perusahaan yang berada di Indonesia, tentunya mempunyai kewajiban untuk mendukung segala bentuk visi dan misi yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah Bali, yaitu program "Nangun Sat Kerthi Loka Bali".

Djoko Ibrahim lebih lanjut mengatakan program Pemprov Bali merupakan program yang sangat baik karena bertujuan untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali

Ia mengatakan Smartfren mendukung upaya itu dengan membagikan total 50.000 kantong ramah lingkungan, sebagai pengganti kantong plastik.

"Dengan adanya kantong ramah |ingkungan ini, tentu sampah plastik di Bali akan semakin berkurang, sehingga membantu menjaga kelestarian dan keharmonisan alam Bali," ujarnya.

Masih dalam serangkaian acara yang sama, kata Djoko Ibrahim, pihaknya juga meluncurkan produk khusus yang dihadirkan untuk Bali yaitu Kartu Perdana Bali. Dimana kartu ini dihadirkan agar masyarakat di Bali dapat semakin mudah mendapatkan akses komunikasi.

Bahkan kartu ini diberikan secara gratis pada gerakan sosial dari banjar (dusun) ke banjar yang akan dilakukan Smartfren ke 705 banjar yang ada di Bali, sekaligus gerakan sosial ini akan mengkampanyekan anti "hoax" dan anti narkoba. Smartfren juga akan membagikan 100 buah modem WiFi kepada banjar terpilih.

"Harapannya masyarakat dapat mencari informasi dan juga konfirmasi mengenai sesuatu yang "hoax" (kabar bohong) atau bukan, demi menjaga kesucian tanah Bali," ucap Djoko.

Bentuk dukung Smartfren kepada visi dan misi Pemprov Bali "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" akan mulai dijalankan mulai hari Kamis (14/2) akan berlangsung seIama 30 hari. (Kris)

 

Komentar