Ketut Sugiana Berpolitik untuk Kesejahteraan Rakyat Badung

Ketut Sugiana Caleg Gerindra Kabupaten Badung

Redaksi9 - Sosok Ir. Ketut Sugiana terjun ke dunia politik adalah menapaki kehidupan yang pernah dilakukan sejak tahun 1992 hingga 2014 menjadi anggota DPRD Kabupaten Badung. Berbekal pengalaman itu, Sugiana memutuskan kembali terjun ke politik menjadi calon legislatif Partai Gerindra daerah pemilihan Kecamatan Abiansemal.

Sugiana pada pemilihan umum legislatif tahun 2019 ini mendapat nomor urut 2 Partai Gerindra. Dia yang saat ini menekuni wiraswasta tersebut mempunyai alasan kembali lagi ke politik. Bagi dirinya, tidak lain berpolitik praktis adalah ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat yang selama ini belum terealisasi sesuai harapan rakyat.

Sugiana mengatakan dirinya saat ini bersama masyarakat pedesaan ingin kembali membangkitkan sektor pertanian dan perkebunan serta pengembangan desa wisata. Sebab di daerah pemilihannya atau di Kabupaten Badung bagian utara, keberadaan sektor pertanian dan perkebunan masih menjanjikan. Selain itu potensi untuk pariwisata masih cukup luas.

Sugiana juga menyoroti kebijakan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah belum mampu efektif dan dikelola secara maksimal. Padahal Kabupaten Badung dengan pendapatan mencapai Rp6,4 triliun lebih semestinya semua pembangunan berbasis kerakyatan dapat direncanakan dengan baik. Namun kenyataannya masyarakat Badung justeru mengikuti perencanaan dari keinginan pemerintah itu sendiri.

"Saya ingin memperjuangkan aspirasi rakyat di daerah pemilihan saya. Sebab masih banyak masyarakat yang belum terealisasi aspirasinya. Bahkan bersama masyarakat di Badung bagian utara ingin mengembangkan wisata pedesaan. Karena dengan langkah ini, maka pemberdayaan warga desa menuju perekonomian lebih mapan akan terwujud," ucap pria kelahiran 11 Maret 1966.

Sugiana lebih lanjut mengatakan potensi-potensi pedesaan di Badung yang belum banyak mendapat perhatian dari pemangku kepentingan (pemda), karena itu melalui perjuangan menjadi calon legislatif memohon dukungan agar bisa duduk di lembaga legislatif.

"Saya juga sudah banyak bersosialisasi terkait kondisi keberadaan Badung. Salah satu dalam pelestarian bangunan budaya. Badung yang dulunya memiliki budaya sangat tinggi dengan ornamen serta bangunan yang berciri khas tersebut, seiring pendapatan asli daerah (PAD) tinggi, ramai-ramai ingin melakukan pemugaran bangunan kuno tersebut. Celakanya lagi pemimpin Badung memberikan bantuan untuk memugar. Secara konsep budaya berarti pemerintahan sekarang justeru telah menghilangkan budaya tempo dulu dengan bangunan bergaya arsitek modern," katanya.

Dengan contoh permasalahan itu, kata Sugiana, terketuk dari hati kecil dan dukungan dari keluarga serta masyarakat untuk berjuang menjadi caleg pada kontestan Pemilu Legislatif pada 17 April 2019.

"Saya pribadi mohon dukungan masyarakat, khususnya wilayah dapil Abiansemal untuk memberi kepercayaan pada saya. Jika dirinya terpilih maka bersama rakyat juga akan berjuang apa yang selama ini menjadi harapan belum, sehingga selama menjadi anggota Dewan berjuang sepenuh hati untuk rakyat," katanya. (Kis)

 

 

Komentar