Pemberdayaan Pedagang Perempuan di Pasar Badung

IB Kompyang Wiranata, Dirut PD Pasar Kota Denpasar sedang berdialog interaktif dengan pendengar RRI Denpasar

Redaksi9.com - Pasar Badung yang sudah menjadi ikon kota Denpasar kini sudah berbenah. Pasar Badung  merupakan salah satu destinasi wisata kota Denpasar yang  berdampingan “Tukad  Korea” tentu sangat menarik untuk  dikunjungi,  tidak kalah dengan pasar modern.  Usai kebakaran beberapa tahun lalu, pasar sudah selesai dibangun kembali dan akan diresmikan tanggal 24 Pebruari. Hal ini diungkapkan  IB Kompyang Wiranata,SE.,  Dirut PD Pasar Kota Denpasar dalam dialog interaktif di RRI Denpasar kerjasama dengan LSM Bali Sruti, Senin ( 11/2)

 Wiranata mengatakan, Pasar Badung kini   dilengkapi dengan  sarana prasarana yang ramah utk difabel,  ada lift,  eskalator,  ini tentu akan menambah kenyamanan,  keamanan bagi  pengunjung pasar. Hal ini ia sampaikan saat ada beberapa penelpon interaktif yang menanyakan sarana dan prasarana  Pasar Badung usai direnovasi.

Untuk meningkatkan pendapatan dalam era globalisasi ini maka dalam waktu dekat akan diadakan pasar sekolah.

“Para pedagang yang berjumlah sekitar 1700 orang dan 80 % adalah perempuan  akan diajarkan bagaiman cara berjualan melalui transaksi non tunai,  cara pembayaran iuran non tunai,  sehingga meminimalisir kebocoran  dan pungutan liar yang selama identik ada di pasar rakyat,” ujar Wiranata.

Untuk sementara direksi pasar beserta jajarannya akan melarang pedagang untuk  berjualan di pelantaran karena  disamping mengganggu lalin,  juga akan membuat kumuh pasar.

Kedepan, kata dia, pasar Badung akan menjadi contoh pemodelan pasar tradisional di seluruh Indonesia. (Diah)

 

Komentar