Bintek Coklit PPDP KPU Denpasar, Lima Hal Teknis yang Diperhatikan

Bimtek coklit secara darling

Redaksi9.com - Sehubungan akan dimulainya Bimbingan Teknis Pencocokan dan Penelitian Petugas Pemutakhiran Data Pemilih ( Bimtek Coklit PPDP), KPU Kota Denpasar mengikuti acara Training of Trainer (TOT) Coklit PPDP yang diselenggarakan KPU RI secara daring, Rabu (8/7).

Acara ini dihadiri tiga orang Anggota KPU RI, Viryan Azis, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dan Pramono Ubaid Tanthowi bersama Kabiro Perencanaan dan Data KPU RI, Sumariandono, dan Kabag Datin KPU RI, Andre Putra.

Pesertanya Anggota Divisi Data, Admin, dan Operator Sidalih dari 32 KPU Provinsi, 37 KPU Kota, dan 224 KPU Kabupaten.

Dalam sambutannya, Anggota Divisi Data KPU RI, Viryan Azis menyampaikan, terbatasnya anggaran supervisi KPU RI tidak menyurutkan semangat untuk mensupervisi kegiatan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota yg menyelenggarakan Pemilihan Serentak 2020. Salah satu caranya adalah dengan melakukan kegiatan-kegiatan supervisi melalui daring.

Sementara Anggota Divisi Sosialisasi KPU RI, Raka Sandi menyampaikan arahan agar Penyelenggara Pemilu taat menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Tujuan kegiatan ini yaitu agar Ketua Divisi Data KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota mampu menjadi trainer bagi penyelenggara Pemilihan di wilayah kerjanya untuk menyampaikan substansi pemutakhiran data pemilih (mutarlih)," kata Raka Sandi.

Sementara Kabiro Perencanaan dan Data menekankan, usia PPDP berkisar antara 20 - 50 tahun, pemberian vitamin bagi PPDP, dan anggaran untuk rapid test PPDP.

Materi TOT Coklit PPDP disampaikan Viryan Azis yang menekankan lima hal teknis selama Bimtek Coklit PPDP, yaitu , Pertama, Pakai Bersama: Buku Kerja PPDP berisi 5 item panduan, 7 contoh dokumen serta 9 halaman yang harus diisi. Dipakai bersama secara langsung oleh PPDP-RT/ Dusun/ Lingkungan atau sebutan lain dan PPS. Dipakai tidak langsung sebagai lembar konfirmasi bagi PPK dan KPU saat monitoring.

Kedua, Praktikkan Bersama: Saat Bimtek ada 3 lembar yang harus diisi langsung oleh PPDP.

Ketiga, Tiga aspek yg disasar secara terintegrasi berbasis Teori Bloom: Afektif, Kognitif dan Psikomotorik.

"Bimtek, bukan sosialisasi dan bukan rakor. Maka aspek teknis selain disampaikan, dicontohkan juga dipraktikkan," katanya.

Instruktur sesuai nama kegiatan membimbing peserta hal-hal teknis. Sebaiknya bagi peserta bimtek(PPDP) nantinya selain diberikan buku kerja buku kerja, juga diberikan print-out contoh formulir A-KWK Daftar Pemilih untuk dilakukan Coret/Ubah/Centang serta pengisian formulir A.A-KWK, A.A.1-KWK, A.A.2-KWK, A.A.3-KWK untuk Sobek, Serahkan, Tempel.

Keempat, Kuasai Buku Kerja PPDP secara detail karena ini Bimtek yaitu Bimbingan Teknis, bukan Bimstra atau Bimbingan Strategis.

Kelima, Biasanya ada hal-hal teknis belum diatur dalam regulasi agar menjadi perhatian proses teknis utk saluran konsultasi, asistensi dan supervisi.

Anggota Divisi Data KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggaraeni menyampaikan kegiatan ini sangat membantu mendalami materi tentang coklit dan nantinya akan dilakukan transfer knowledge kepada PPK PPS saat bimtek pemutakhiran data pemilih yang akan dilaksanakan tanggal 11 Juli 2020 di Hotel Bali Beach.

Kegiatan tersebut akan diikuti oleh PPK PPS dari 4 kecamatan dan terbagi dalam 2 sesi pagi dan siang. (ira).

TAGS :

Komentar