Putri Suastini Koster Giatkan Sinkronisasi HATINYA PKK di Desa Keliki

Putri Suastini Koster melakukan penanaman pohon di pekarangan warga

Redaksi9.com - Sebagai program nasional, HATINYA PKK, Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman, Pemprov Bali melalui tim penggerak PKK tak henti-hentinya melakukan upaya harmonisasi dan sinkronisasi program. Kegiatan tersebut dilakukan  agar rumah masyarakat Bali menjadi indah serta ditanami tanaman yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Putri Koster saat memberikan arahan pada acara Harmonisasi dan Sinkronisasi Gerakan PKK tahun 2019 di Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Kamis (7/2).

Kepada masyarakat sekitar, ia mengimbau agar natah (halaman rumah-red) masyarakat Bali kembali ke fungsinya seperti zaman dulu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya ingin agar semua natah ditanami tanaman sayuran dan obat-obatan, untuk kebutuhan masyarakat sehari-hari. Jadi selain menambah asri halaman rumah, masyarakat juga menjadi lebih hemat karena semua kebutuhan sudah tersedia di halaman rumah,” jelasnya. Jadi, ke depan dia tidak ingin gerakan seperti ini hanya dilakukan jika ada lomba PKK saja, apalagi hanya menjadikan satu rumah sebagai percontohan.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, PKK Provinsi Bali bekerjasama dengan Pemprov Bali memberikan bantuan sebesar Rp 15 juta bagi masing-masing desa percontohan untuk membeli tanaman agar ditiru oleh desa di sekitarnya. Selain bantuan tersebut, PKK Provinsi Bali dan Pemprov juga telah menyiapkan dana bantuan untuk lansia sebesar Rp 12 juta per setiap desa percontohan.

Lebih jauh, untuk menyukseskan program tersebut, pendamping orang nomor satu di Bali ini meminta agar program kerja PKK haruslah linear dari tingkat desa hingga tingkat provinsi. Selain itu, ia juga minta dukungan semua pihak untuk menyukseskan program-program PKK. “Kegiatan ini tidak boleh dihentikan sampai di sini saja, harus kita gelorakan dari waktu ke waktu, demi kemajuan Bali. Mari kita wujudkan keluarga Bali yang berkualitas dan berdaya saing demi menuju Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan warga, agar jangan menggunakan  bahan pengawet formalin dan pewarna rhodamin dan methanil yellow untuk  makanan.

Acara juga diisi dengan  penanaman pohon di pekarang warga, Nyoman Marjana berupa tanaman sayur dan obat-obatan. Disamping itu juga dilakukan kunjungan ke tempat UP2K yaitu rumah warga  yang memiliki industri pembuatan album foto dari limbah tanaman dan peninjauan ke rumah warga pengerajin lukisan.

Usai melakukan ramah-tamah dengan warga, Putri Koster bersama para lansia latihan menari rejang renteng. (ajg)

Komentar