Wiryanata: Ingin Tuangkan "Nangun Sat Kertih Loka Bali" dalam Buku

I Gusti Ngurah Wiryanata

Redaksi9.com - Memiliki latar belakang dalam hal dunia tulis-menulis dan kehumasan, Drs. I Gusti Ngurah Wiryanata, MSi, akhirnya mendapatkan kenaikan jabatan sebagai Kepala Bagian Publikasi dan Penyaringan Informasi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali yang resmi dilantik Gubernur Wayan Koster di Gedung Wiswa Sabha, pada Rabu (6/2).

Sebelumnya, lelaki yang juga berprofesi sebagai Bendesa Pakraman Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem ini bertugas sebagai Kepala Seksi Deposit Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali.

Wiryanata semasa kuliah adalah aktivis mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Udayana dan aktif di organisasi kemasyarakatan pemuda KNPI dan Peradah Bali. Berbekal mengelola majalah kampus, ia terus menularkan bakat menulisnya sampai berkarier sebagai wartawan Suara Pembaharuan di Kupang.  

Ketika ada informasi pembukaan CPNS di Kupang, ia ikut tes dan lulus dan mengabdikan diri di Pemda Kupang. Kemudian dia pindah ke Bali dan meneruskan karier PNS di Pemprov Bali.

Ia mengatakan, bukanlah baru di dunia kehumasan karena sempat bertugas di Biro Umum dulu ketika baru pindah ke Pemprov Bali dan sering mendapat tugas menghandel tamu sehingga tugas dan jabatan baru di Publikasi dan Informasi merupakan kelanjutan dari tugas sebelumnya.

Bahkan, sejak bertugas di Kearsipan dan Perpustakaan, Wiryanata juga sering ditugaskan menerima dan menghandel tamu, termasuk membuat rilis berita.

Dari pengamatannya selama bertugas di Kearsipan dan Perpustakaan, masih minim penulis Bali membuat buku yang bertujuan memberi khasanah pengetahuan bagi generasi muda. Maka dari itu, ia terobsesi melahirkan karya dalam bentuk buku khususnya penulis muda.

Ada satu harapan yang ia ingin lakukan sebagai gebrakan program awal di kehumasan adalah mengadakan diklat jurnalistik kepada para siswa se-Bali.

"Saya ingin membuat suatu diklat jurnalistik kepada para siswa se-Bali degan tema 'Nangun Sat Kertih Loka Bali'. Para pengajar akan melibatkan para wartawan dan penulis kreatif. Mereka ini selain mengajar juga menjadi mentor para siswa untuk mengawal sampai menjadi satu karya jurnalistik. Kemudian hasil karya ini dirangkum dalam satu buah buku," kata Wiryanata.

Ia menambahkan, buku hasil kerja siswa ini akan diluncurkan dan di-"bedah" oleh siswa sendiri. Tujuannya, kata dia, sejauh mana siswa bisa mengaplikasikan materi Nangun Sat Kerthi Loka Bali sesuai dengan daerahnya masing-masing. "Ini semacam obsesi saya sebenarnya tapi  saya yakin pimpinan pasti mendukung," katanya sembari tersenyum.

Wiryanata juga berharap, dengan jabatan barunya di humas, lebih meningkatkan hubungan media dan pemerintah dan semua awak media bersama-sama bekerja sama mendukung program pemerintah "Nangun Sat Kertih Loka Bali". (Ira).

Komentar