Teknologi Keselamatan Selalu Jadi Prioritas Grab

Redaksi9.com - Grab selalu berinovasi untuk meningkatkan keunggulan operasionalnya, sehingga mudah dipakai saat dibutuhkan, serta turut memberi dampak positif pada peningkatan standar keamanan transportasi di Indonesia.

Demikian disampaikan Mochamad Fadjar Wibowo, Head of Platform Safety, Grab Indonesia saat kampanye Aman Untuk Semua di Kuta, Kamis (13/2).

Ia menambahkan, teknologi Keselamatan selalu menjadi perhatian dan prioritas Grab.

"Grab telah membentuk tim respon insiden keselamatan yang aktif 24/7, perlindungan asuransi kecelakaan untuk mitra pengemudi dan penumpang di setiap perjalanan, serta prosedur seleksi yang ketat menggunakan psikotes," katanya.

Hal itu dilakukan, kata dia, merupakan fondasi keamanan dan keselamatan yang sudah kami jalankan bertahun-tahun, dan sudah tentu akan terus kami kembangkan ke arah yang lebih baik.

Ni Luh Putu Nilawati, Direktur LBH APIK Bali yang juga anggota Forum Pengada Layanan menambahkan, Grab dan FPL hadir dengan tujuan yang sama, yaitu mendorong terwujudnya kesadaran masyarakat akan keamanan dan keselamatan berkendara, untuk perempuan maupun laki-laki.

"Kami sangat senang dengan terlaksananya Safety Roadshow di Bali. Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan wawasan baru untuk mitra pengemudi, penumpang, juga berbagai pihak terkait. Terutama mengenai topik keamanan, keselamatan, kekerasan berbasis gender, termasuk kekerasan seksual" kata Nilawati.

Ia juga sangat mengapresiasi Grab yang menangani isu ini dengan perspektif yang inklusif, serta menunjukkan kepedulian dengan menggelar acara edukasi atau pelatihan seperti sekarang ini selain lewat pemberdayaan ekonomi untuk para penyintas kekerasan. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut di berbagai kota lain di Indonesia.

Sejak diluncurkannya Roadmap Teknologi Keselamatan di bulan Oktober 2018, Grab melihat terjadi penurunan insiden yang dapat dicegah sebesar 39% di Indonesia. Peluncuran “Pusat Keselamatan” dan fitur Pemantauan Perjalanan bagi Penumpang dan Mitra Pengemudi merupakan kelanjutan komitmen ini.

Meskipun tidak ada standar keselamatan taksi atau transportasi online yang seragam di seluruh kawasan, Grab membandingkan kinerja keselamatannya dengan standar minimum Kualitas Layanan yang ditetapkan regulator transportasi darat Singapura untuk industri taksi. Layanan ride-hailing Grab di seluruh Asia Tenggara lebih aman daripada standar taksi

Singapura yang sudah tinggi. Saat ini, layanan ride-hailing transportasi Grab 1,2x lebih aman daripada standar industri taksi Singapura dalam hal kecelakaan terkait pengemudi; dan 1,9x lebih aman dalam hal pelanggaran terkait pengemudi. (ira).

TAGS :

Komentar