Pelatihan Bahasa Spanyol di Denpasar Resmi Ditutup, Tahun Depan Digelar Kembali

Peserta kursus berfoto bersama Duta Besar Kolombia untuk Indonesia Juan Camilo Valencia Gonzàlez

Redaksi9.com - Pelatihan bahasa Spanyol kerjasama Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kolombia  resmi ditutup Rabu (4/12) di Denpasar Art Space.

Acara dihadiri Dubes Kolombia untuk Indonesia, Juan Camilo Valencia Gonzàlez, Asisten III Pemkot Denpasar IGN Eddy Mulya, dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani.

Renata Lucio Bunch yang sudah 4 bulan mengajar para peserta mengatakan, awalnya saat datang ke Bali, ia mengaku tidak suka. Belum lagi, peserta seringkali tidak datang kursus dengan bermacam alasan yang kadang membuatnya bingung. Namun, dalam perjalanan, ia mengaku sangat tidak menduga. 'Saya merasa surprise karena dengan berjalannya waktu, peserta mulai menunjukkan keseriusannya belajar. Hasil hari ini menunjukkan saya berhasil menjadi guru untuk mereka. Saya merasa kerja keras saya selama ini tidak sia-sia," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Ia juga menilai orang Bali sangat ramah dan ia mengatakan sangat senang bisa datang ke Bali dan berbagi ilmu kepada peserta kursus.


Hal senada juga disampaikan Juan Camilo Valencia Gonzàlez. Ia mengaku sangat cinta Bali karena orang-orang Bali sangat ramah. Pihaknya pun merasa beruntung bisa membagi pengetahuan berupa bahasa, dan membagikan kebudayaannya kepada peserta pelatihan.

"Saya merasa beruntung. Saya cinta Bali, Denpasar," katanya.
Melihat hasil dari peserta, ia sangat puas dan berencana akan melanjutkan kursus ini tahun depan.

Sementara itu, Asisten III Pemkot Denpasar IGN Eddy Mulya, mengatakan, pelatihan bahasa Spanyol ini merupakan bentuk kerja sama antara pemerintah Kolombia kepada Indonesia khususnya Pemerintah Kota Denpasar.
Ia berharap, ke depan, kerja sama ini dapat terus ditingkatkan dan ia mengucapkan terimakasih kursus akan dilanjutkan tahun depan.


Kursus bahasa Spanyol ini digelar secara gratis dan dimulai bulan September, diikuti sekitar 40 orang dari berbagai profesi, ASN, pegawai perhotelan, swasta, dan juga wartawan. Kursus diadakan di Artha Dyan International College yang berlokasi di Jalan Nangka Denpasar.


Dalam acara penutupan, peserta membagi diri menjadi tiga grup. Masing-masing membawakan presentasi, membuat minuman dan camilan khas Kolombia, puisi Maripossa, dan menyanyikan lagu keindahan Kolombia, La Tierra del Olvido. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan makan bersama. (ira).




TAGS :

Komentar